“Ikatlah Ilmu dengan Menuliskannya” ( Pesan Sayyidina Ali bin Abi Thalib r.a.)
Tampilkan postingan dengan label Rasulullah di Mata Sarjana Barat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rasulullah di Mata Sarjana Barat. Tampilkan semua postingan

Selasa, 08 Mei 2012

Rasulullah di Mata Sarjana Barat (13)

Mengapa Islam Berhasil

"ISLAM" adalah agama yang berhasil. Mengapa? Apa daya tarik Islam bagi umat manusia? Karena pikiran manusia mengalami serangkaian keyakinan dan agama. Sehingga sebegitu jauh, manusia akan menepis semua jenis teori-teori, mitos dan sistem yang keliru, kompleks dan tidak konprehensif, yang menyesatkan dan membingungkan, tak dapat dipahami dan tidak meyakinkan. Karenanya, semua itu ditolak dan dibuang. Pilar konseptualnya menjadi lemah, karena tak mampu berdiri atas dasar yang solid, yang bisa dipahami, dan meyakinkan. Semua teori mitos dan sistem seperti itu tidak akan mampu menuntun seseorang kemanapun . Kenyataan bahwa dengan berjalan di lembah keyakinan buta, seseorang tidak pernah bisa meraih tujuan kebahagiaan. Karena itu sudah alami bagi pemikiran manusia untuk menengok secara segar kedalam teori-teori dan konsep-konsep agama. Tidak ada yang lebih sempurna daripada yang dapat diterima manusia dalam agama. Intelek manusia dan kesadarannya untuk membuat keputusan bukan untuk menyetujui adanya sesuatu yang kurang dalam agama. Manusia memutuskan untuk menguji semua teori dan gagasan-gagasan agama dengan logika, common sense dan atas dasar intelek.

Kualitas Islam yang pertama dan utama adalah simplisitasnya. Islam mempunyai daya tarik universal. Islam adalah agama yang komprehensif . Ia memberikan bimbingan dalam hubungan spiritual manusia dengan Penciptanya. Ia juga memberikan bimbingan kepada manusia berkenaan dengan politik, bentuk pemerintahan, sisten ekonomi dan hubungan sosial seseorang dengan orang lain. Islam memberikan konsep masyarakat yang menggabungkan dimensi material dengan spiritual. Prinsip-prinsip progresif Islam sesuai dengan pikiran rasional manusia. Ia memberikan kepuasan kepada orang yang berpikir mendalam, para filosof, para saintis dan para sarjana sebagaimana ia memuaskan orang-orang awam. Ia mereguk hati para intelektual dan orang-orang terpelajar sebagaimana ia juga mereguk hati orang-orang biasa.

Studi Islam sebenarnya adalah studi tentang Kebenaran (K: besar). Apa yang patut disebutkankan tidak hanya penyebaran Islam tetapi juga ketetapannya dalam hati kaum muslim. Jawabannya teletak pada "Kalimat Syahadah" bahwa tidak ada yang patut disembah kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan Allah sudah tertanam dalam hati mereka. Bagi kaum muslim, ini adalah sebuah Deklarasi Tertinggi (Declaration Supreme). Islam mengakar dalam kehidupan mereka. Mata hati dan seluruh kedirian mereka dipenuhi dengan kehadiran (Pendengaran, Penglihatan dan Pengetahuan) Allah. Dalam kehidupan sehari-hari umat Islam, Kitab Suci al-Qur'an memainkan peranan yang lebih besar daripada kitab agama-agama lain dalam kehidupan para pengikutnya. Sebenarnya, nilai dasar Islam adalah begitu alami, rasional dan begitu memikat sehingga seorang pencari Kebenaran yang jujur dengan segera akan menerimanya secara total dan penuh. Islam tidak mempunyai batas-batas, demarkasi atau kelas. Ia tidak mengenal parokisme, provinsialisme atau sektarianisme sempit itu. Seluruh tas manusi diturunkan dari satu ayah, yaitu Adam yang tidak mengenal batas ras, warna kulit dan batas-batas negara. Nasionalitas Islam bersifat internasional.

Islam Satu-satunya Agama yang benar

Kekuatan umat Islam sesungguhnya teletak pada agama. Dimasa lalu, keberhasilan dan kehormatan dimiliki oleh umat Islam karena mereka mengikuti ajaran-ajaran al-Qur'an. Islam menciptakan sebuah peradaban sendiri yang gemilang. Islam meletakkan standar yang tertinggi pada nilai-nilai kemanusiaan, perilaku manusia dan martabat manusia. Kebesaran Islam adalah ketinggian semua bidang aspirasi manusia. Islam satu-satunya jalan untuk meraih kesuksesan dan kehormatan. Ia merupakan satu-satunya harapan bagi mereka.

Islam adalah agama yang dilimpahkan oleh Allah dan diperuntukkan bagi seluruh manusia. Islam adalah agama universal. Ia adalah agama bagi semesta alam dan agama kedamaian. Islam adalah satu-satunya agama rasional dan agama praktis di dunia. Islam adalah satu-satunya agama yang sejati didunia.

Islam membukakan jalan bagi dunia yang lebih baik. Kemunculan Islam berarti kemunculan keinginan untuk mengangkat nilai-nikai manusia yang tertinggi, yang menuntun manusi menuju kesuksesan, kebahagiaan, prestasi dan Kebenaran yang Tertinggi--Allah.

Islam adalah satu-satunya agama, yang menyatakan tentang adanya pengawasan dua malaikat pada bahu setiap orang untuk mencatat tindakan-tindakan dan bahkan pikiran-pikiran manusia untuk tujuan pertanggungjawabannya di akhirat nanti. Tekanan Moral dari dalam hati manusia dalam Islam begitu efektif sehingga tidak ada kekuatan pengawas lain yang diperlukan untuk mengontrol kejahatan. Islam adalah agama yang berpandangan ke masa depan, agama ilmu pengetahuan dan memuaskan jiwa manusia, dan itulah mengapa Islam mempunyai daya tarik yang kuat. Islam bukan agama yang berpandangan kedalam (batin), yang terbatas pada ritual dan dogma-dogma dan dengan demikian terisolasi dari dunia aktual yang mengelilingi manusia. Islam adalah sebuah pandangan hidup (way of life, pandangan bagi perilaku dan perbuatan manusia. Ia merupakan kumpulan suatu norma kehidupan yang lengkap dari buaian ibu hingga liang lahat dan bahkan melampauinya.

Islam satu-satunya agama, yang memberikan makan kepada kalbu-kalbu yang lapar dan jiwa-jiwa yang haus. Islam memberikan harmoni yang indah antara kebutuhan tubuh (lahir) dengan kebutuhan jiwa (batin). Islam adalah satu-satunya terapi bagi peradaban modern yang sakit dan penuh problema.

Islam bersifat dinamis dan memberikan bimbingan penuh dalam seluruh bidang aktivitas kehidupan manusia, sesuai dengan kebutuhan masing-masing Ia adalah agama yang progresif, yang sejalan dan seiring dengan perputaran waktu, tetapi tetap berada dalam harmoni dan berjalan sesuai dengan ketentuan Pencipta dunia (Allah). Islam memiliki kemampuan adaptif dan bersifat fleksibel untuk terus menyesuaikan diri dengan perubahan waktu tetapi tanpa merubah nilai-nilai fundamental dan dasarnya.

Di antara agama-agama didunia, Islamadalah agama terakhir dan karena itu paling sempurna dan paling maju.69 Islam adalah keyakina terbesar dunia. Secara historis, Islam juga merupakan kekuatan civilizing terbesar. Ia adalah agama Allah yang diperuntukkan kepada seluruh umat manusia dan bukan untuk sementara atau sebagian orang saja. Ia tidak dibentuk oleh umat manusia. Jika "Orde Dunia Baru" (New World Order) bertujuan untuk meraih kemajuan-kemajuan manusia dan kebahagiaan melalui penciptaan keseimbangan dan penciptaan masyarakat yang bebas dari ekploitasi antara satu orang dengan orang lain, maka Islam menjadi satu-satunya agama yang dapat memberi kebaikan-kebaikan. Islam diturunkan untuk memainkan peran penting dan utama didunia. Masa depan milik Islam. Islam adalah agama pertama dan terakhir didunia. Agama Islam tak akan pernah berakhir. Agama Islam bersifat abadi. Hanya dalam Islam harapan yang nyata itu ada. Hanya Islam yang menawarkan obat mujarab bagi masyarakat kita yang sakit. Sungguh penting sekali bahwa Islam diadopsi sebagai agama dunia.

Penyakit yang merugikan

Tetapi kini penyakit yang merugikan adalah bahwa umat Islam yang sudah sangat modern memberikan gambaran yang berbeda mengenai Islam, dibawah skenario masa kini. Karenanya gambaran itu membuat sulit orang-orang untuk mengerti sifat sejati dari ajaran-ajaran Islam, ketika mereka melihat umat Islam masa kini. Hal ini terutama dikarenakan meluasnya ketidakpatuhan terhadap ajaran-ajaran Islam dan tidak diperdulikannya pandangan hidup Islam oleh orang-orang yang mengklaim dirinya sebagai pengikut Muhammad. Mereka ini adalah muslim KTP (Kartu Tanda Pengenal) saja. Karakter, Prilaku dan perbuatan mereka seluruhnya menyimpang dari ajaran-ajaran al-Qur'an. Semangat Islam telah lenyap. Yang ada hanya ritual-ritual saja.

Umat Islam yang besar dibangun berdasarkan pondasi religius. Umat Islam pernah mengalami era keemasan ketika kaum muslim mengikuti al-Qur'an dan Rasulullah. Pondasi ini melemah dan superstrukturnya runtuh. Hal ini terutama disebabkan kecintaannya kepada harta, kehidupan dan tidak adanya pengorbanan diri. Kelambanan, kesombongan, kebodohan, peprpecahan dan stagnasi adalah bagian dari penyakit yang nyata dalam tubuh kaum muslim masa kini. Ada ketidakseimbangan dalam kehidupn kita. Kita telah menjadi kaya secara material tetapi miskin secara spiritual. Begitu banyak penekanan, upaya dan usaha yang dilakukan untuk kehidupan sekarang dan amat sedikit atau bahkan tidak ada usaha untuk mebangun kehidupan masa yang akan datang diakhirat nanti. Ada beberapa alasan bahwa umat Islam tertinggal dibanding dengan umat yang lain. Karena itu kita umat Islam harus menyerukan jihad melawan diri sendiri, melawan kelemahan diri sendiri dan kejahatan-kejahatan yang akan membuat kita menderita. Seorang muslim seharusnya menunjukkan karakter yang bisa menjadi teladan, yang seharusnya merefleksikan semangat Islam sejati. Seharusnya kita mempraktikkan hal-hal yang baik daripada mebicarakannya saja. Ini akan menjadi perilaku baik kita yang akan lebih meyakinkan kepada orang lain daripada sekedar khotbah kita. Kita seharusnya hanya mengikuti semangat muslim yang sejati. Perlu dimengerti bahwa ketika seseorang berusaha membentuk kehidupannya yang akan datang, maka secara tidak langsung ia membentuk kehidupannya yang sekarang juga. Keuntungannya bersifat ganda. karen itu kita seharusnya secara jujur mengikuti ajaran-ajaran Islam dalam kata maupun semangatnya.

Tantangan Hati Nurani

Kehidupan terdiri dari beberapa fase. Dalam kehidupan seorang pencari kebenaran ada saat-saat dimana mata hatinya menentangnya. Kemudian Allah membimbingnyanya menuju tuntutan yang benar dalam agama. Sebuah kesadaran yang bersifat tiba-tiba kemudian membawanya mengetahui Kebenaran-- Kekuatan Absolut dan Abadi--Tuhan yang Esa, itu adalah saat-saat ketika mata hatinya menjadi bebas. kemudian ia menyadari kebenaran firman Allah:


Artinya : “Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?” (Al-Qur'an: Surah Ar Rahmaan, Ayat 13)

Dia mulai mengerti makna dan tujuan kehidupan. Setelah berakhirnya perjalanan hidup, maka realitas kematian yang sebenarnya di hadapan dia menjadi jelas. Apa yang terjadi pada dia? Apa yang menjadi tujuan terakhir setelah kematian? Akan ada penghormatan, ketakutan, dan kepatuhan kepada Dzat Yang Tertinggi. Kesadaran ini, kemudian akan memberinya suatu makna, arah, orientasi dan tujuan baru bagi kehidupannya. Kemudian dia menyadari bahwa tujuan hidup ini adalah persiapan untuk kehidupan yang akan datang, yang bersifat kekal. Tujuan hidup ini adalah berusaha dan berprestasi bukannya menghabiskan waktu secara percuma. Ketika seseorang mengetahui kenyataan ini, maka ia akan bersujud dan berserah diri kepada satu kekuatan tertinggi, Allah. Hanya Islam yang logis dan rasional serta universal. Maka ia akan membebaskan dirinya dan berjalan mulus dari semua jenis rintangan dan prasangka yang telah merantainya begitu jauh. Ia keluar dari perbudakan mental menjadi merdeka, keluar dari kegelapan menuju cahaya terang. Ia berjalan memasuki arena Kenyataan dan Kebenaran. Ia berjalan di bawah bendera Islam. Ia menerima Islam dan menjadi muslim.

Seseorang harus mengerti dengan jelas tanpa ada bayangan keraguan, bahwa jika percaya kepada Tuhan Yang Esa, mematuhi perintah-perintah-Nya dan menjauhi larangan-larangan-Nya berarti "fundamentalisme Islam" dan melawan kekafiran, penindasan, eksploitasi dan ketidakadilan berarti "Islam Militan", kemudian yang demikian itu betul. Disini pikiran itu menjadi kacau (sesat) dan rasio kalah. Sesungguhnya kebenaran akan berkuasa.

Bahkan dengan kepercayaan dan keyakinan ia akan bersegera ke masjid Rumah Allah. Setiap langkahnya akan berada pada arah yang benar menuju kesuksesan, pahala, kepuasan, karena Allah berfirman didalam Al Qur'an:


Artinya : “Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram” (Al-Qur'an: Surah Ar Ra'd, Ayat 28)70

    Judul Asli : "The Personality of Allah's Last Messenger".
    Penulis : "Abdul Wahid Khan"
  1. Ketika agama ini diwahyukan kepada Rasul terakhir, ia juga agama tertua dari agama dunia, agama para Rasul, dari Nuh (as) sampai Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wassalam. Semua dari mereka menyebarkan pesan tauhid (keesaan Allah). Allah berfirman: (“Ataukah kamu (hai orang-orang Yahudi dan Nasrani) mengatakan bahwa Ibrahim, Isma'il, Ishaq, Ya'qub dan anak cucunya, adalah penganut agama Yahudi atau Nasrani?" Katakanlah: "Apakah kamu lebih mengetahui ataukah Allah, dan siapakah yang lebih zalim dari pada orang yang Menyembunyikan syahadah dari Allah yang ada padanya?" dan Allah sekali-kali tiada lengah dari apa yang kamu kerjakan.”) (al-Qur'an: Surah Al-Baqarah, Ayat 140)
  2. Diriwayatkan atas pengakuan Abu Musa bahwa Rasulullah bersabda: "Contoh dari orang yang mengingat (mensucikan dan memuji) Tuhannya dibanding dengan orang yang tidak mengingat Tuhannya adalah seperti makhluk yang hidup dengan makhluk yang mati." (Hadist Riwayat Bukhari)

Minggu, 06 Mei 2012

Rasulullah di Mata Sarjana Barat (12)

Menengok ke dalam Al-Qur'an

ISLAM sebenarnya ada dalam halaman-halaman Al-Qur'an, seperti halnya ada dalam kepribadian Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wassalam64 karena itu kita harus melihat kedalam halaman-halaman Al-Qur'an.

Kata "Qur'an" berarti "yang dibaca" atau "yang dibaca berkali-kali". Al-Qur'an adalah kitab Allah. Ia adalah firman-firman Allah yang diturunkan kepada Muhammad melalui Jibril dalam bahasa Arab sedikit demi sedikit selama dua puluh tiga tahun lebih. Setelah firman-firman ini di wahyukan kepada Nabi. ayat-ayat ini segera disampaikan oleh nabi kepada para ahli tulis, agar mereka mencatat dan menghafalnya. Tidak ada kitab lain yang memiliki autentisitas semacam itu.

Allah menurunkan sejumlah kitab kepada para Rasul-Nya untuk membimbing umat manusia. Diantaranya:
  1. Kitab Taurat yang diwahyukan kepada Nabi Musa As.
  2. Kitab Zabur diwahyukan kepada Nabi Daud As.
  3. Kitab Injil diwahyukan kepada Nabi Isa As.65
  4. Kitab Al-Qur'an, sebagai wahyu terakhir yang diturunkan Kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wassalam. Al-Qur'an membenarkan pewahyuan Kitab-kitab Allah sebelumnya.
Al-Qur'an dalam Surah Al-Baqarah ayat 23 menegaskan bahwa Allah menurunkan Kitab-kitab kepada orang-orang Yahudi. Kristen dan Sabah, dan didalam Surah Al-Insan Ayat 23 Allah berfirman:

Artinya : "Sesungguhnya Kami telah menurunkan Al Quran kepadamu (hai Muhammad) dengan berangsur-angsur." (Al-Qur'an: Surah Al-Insan, Ayat 23)

Karena itu Al-Qur'an adalah bimbingan yang terakhir dari Allah sebagai sebuah agama atau pedoman hidup (way of life). Allah berfirman:


Artinya : "pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu Jadi agama bagimu." (Al-Qur'an: Surah Al-Ma'idah, Ayat 3)

Setelah datangnya Al-Qur'an maka semua kitab sebelumnya telah digantikan. Sejak saat itu manusia akan menerima bimbingan Al-Qur'an yang tidak mengenal batas waktu. Setelah Al-Qur'an, Allah tidak mengirimkan Rasul lain ataupun Kitab lain. Didalam Al-Qur'an Allah menegaskan hal ini seraya berfirman:


Artinya : "Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi Dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. " (Al-Qur'an: Surah Al-Ahzab, Ayat 40)

Lebih lanjut Allah berfirman:

Artinya : "Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan Sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya." (Al-Qur'an: Surah Al-Hijr, Ayat 9)

Al-Qur'an adalah induk (mother) dari semua kitab dan ia memuat semua hal. Allah memberikan berbagai nama dan menggunakan sifat-sifat dan judul-judul (title) lain dalam Al-Qur'an untuk menandai kualitas-kualitas dan untuk menunjukkan keindahannya yang multi dimensi. Judul-judul ini antara lain: "Al-Kitab" (The Book), "Argumen Rasional" (The Rational Argument), "Bimbingan" (the guidence), "Kriteria baik dan buruk" (The Criterion of Right and Wrong), "Peringatan" (The Reminder), "Bukti Nyata" (The Envident Proof), "Nasehat yang Baik" (The Best Admonition), "Kebijaksanaan", "Kesenangan" (The Delight), "Pengadilan Terakhir" (The Final Judgement), "Penyembuhan" (The Healing), "Penjagaan" (The Protecting Guardian), "Pancaran Ilahi" (The Devine Ilumination), "Kebenaran yang Agung" (The Great Truth), "Keanggunan yang Mengagumkan" (The Grace Abounding), "Wahyu dari Pemberi Rahmat" (The Revelation from the Merciful), "Kitab dimana didalamnya tidak ada keraguan, Benda yang penuh kemuliaan" (Full of Glorious Material), dan "Kitab yang melampaui Pengalaman dan Pengetahuan," (The Book Which Takes Beyond Experience and Knowledge) dan lain-lain.

Al-Qur'an ditulis dalam bahasa Arab yang murni. Ia bukanlah syair ataupun prosa penuh tetapi ia mempunyai gayanya sendiri yang sangat mulia. Alur linguistiknya dan gayanya yang sublim tidak paralel.

Kejernihan dan kefasihannya luar biasa. Keluwesan dan keanggunan Al-Qur'an tak dapat ditandingi. Ungkapan-ungkapannya pendek-pendek (sederhana) dan bersifat langsung. Ayat-ayatnya penuh dengan hikmah (kebijaksanaan), keindahan dan penuh pikiran. Ayat-ayatnya mempunyai pengaruh yang menarik perhatian. Pesan-pesannya menembus ke dalam hati nurani manusia.

Bahasa Al-Qur'an mempunyai gaya yang unik. Ia mempunyai terminologi sendiri dan khas. Dari satu kata dasar diderivasi kedalam banyak kata, masing-masing dengan makna yang berbeda. Tanda-tanda berhenti atau jeda yang pendek dan panjang adalah untuk memberikan kejelasan ungkapan. Tanda-tanda ini juga memberikan sebuah pola bacaan yang fasih. Tidak pernah ada kitab lain di dunia yang dibubuhi tanda-tanda baca seperti Al-Qur'an. Ada beberapa tanda yang menunjuk kapan harus berhenti dan kapan tidak berhenti (terus).

Inilah satu-satunya kitab didunia yang tetap tidak berubah bahkan hingga sekarang. Tidak ada satu katapun yang berubah. Allah menyatakan bahwa Dia sendiri Pelindung dan Penjaganya. Ia tetap seperti yang dulu kaum tua dan jutaan umat Islam, wanita dan anak-anak menghafalnya. Tak ada sebuah revisi atas Al-Qur'an. Ia tetap dan akan akan tetap sama sebagaimana diturunkan dulu. Jika Muhammad kembali kedunia sekarang, beliau akan melihat umat Islam (yang beriman) sedang membaca Al-Qur'an yang sama, menyembah dan beribadah kepada Allah dalam cara yang sama, berpuasa, membayar zakat dan menunaikan ibadah haji dalam cara yang sama sebagaimana yang beliau ajarkan lebih dari 1.418 tahun yang lalu.

Aslinya, kata-kata Al-Qur'an adalah kata-kata yang diucapkan (lisan). Kata-kata itu segera diturunkan kedalam bahasa tulisan. Karena itu kata-kata ucapan ini bersifat hidup dan mempunyai kekuatan. Kata-kata ini mempunyai kekuatan, pengaruh dan akibat yang dinamis. Kata-kata ini juga bersifat eksplosif dalam maknanya dan memberikan pengaruh kepda semua orang. Al-Qur'an berbicara pada dirinya. Ia merupakan perwujudan kebenaran yang hidup. Jika orang-orang itu tidak memahami misteri dari Tuhan Yang Maha Hidup, maka mereka tidak dapat memahami Al-Qur'an.

Ada suatu kesatuan tujuan pada Al-Qur'an seluruhnya. Topik dari masing-masing 114 Surah itu mengelilingi tema sentral yang sama dan masing-masing Surah seluruhnya lengkap dan ayat-ayat saling berhubungan. Pesan Al-Qur'an adalah pembuka mata.

Irama Al-Qur'an sungguh luar biasa dan indah, menakjubkan, memikat dan mempesona. Bunyi ayat-ayatnya sungguh merdu. Ketika membaca Al-Qur'an simponi, artikulasi, dan resonansi kalimat-kalimatnya menggema dalam kalbu. Binyi surgawi mempesona kalbu. Ia menyentuh setiap sisi dari kalbu. Kalam-kalam Ilahi itu membawa kebahagian spiritual kepada jiwa dan pikiran. Bunyi dari kata-kata Al-Qur'an ketika dibaca dengan diikuti keteguhan spiritual yang benar-benar, maka akan menyentuh perasaan pembacanya. Kemudian ayat-ayat itu memunculkan di dalam hati pembacanya sebuah ekstasi bawah sadar, yang melampaui deskripsinya. Sebagai ungkapan kepatuhan yang dalam kepada Allah, air mata bercucuran tak tertahankan. Ini adalah mukjizat Al-Qur'an. Coba baca, nikmati kekayaannya dan rasakanlah kebahagiaan dan kepuasannya.

Bacalah sedikit saja dari ayat-ayat Al-Qur'an itu sesaat, pikirkan dan renungkanlah. Kamu akan dirubah. Sebenarnya rasakan dirimu dekat dengan Allah. Karena itu:


Artinya : "Bacalah Al Quran itu dengan perlahan-lahan." (Al-Qur'an: Surah Al-Muzzammil, Ayat 4)

Al-Qur'an ini adalah sebuah mukjizat dari Allah. Al-Qur'an seluruhnya dihafal oleh jutaan umat Islam, yang dikenal dengan "Huffadh al-Qur'an". Ini merupakan mukjizat lain dari Kitab Allah ini. Juga sebuah mukjizat Al-Qur'an bahwa ia datang kembali. Hanya kemari , ia terpikirkan oleh orang-orang Barat bahwa Islam telah lenyap dan selesai serta lebih jauh tidak mempunyai peran apa-apa. Mereka beranggapan bahwa Islam ditakdirkan lenyap dan terlupakan. Namun demikian Islam telah memainkan peran menentukan dalam membentuk masa depan umat manusia, menyelamatkan peradaban modern yang remuk. Sebenarnya ia merupakan satu-satunya alat yang tersedia bagi manusia untuk membuat masyarakat dan negara menjadi beradab (civilized). Semua tulisan yang lain akan menyusut seiring dengan perjalanan waktu kecuali Al-Qur'an. Sebenarnya Al-Qur'an adalah karunia Allah yang terbesar yang diberikan kepada hamba-hamba-Nya.

Al-Qur'an adalah sebuah ensiklopedia pengetahuan Tuhan. Ia adalah wahyu yang abadi dan sangat komprehensif. Ada sebuah sebutan kepada Tuhan Yang Esa, Yang Tak Terbatas dan Sempurna, yang bersifat konstan dan berulang-ulang. Dialah yang Maha Kuasa dan Maha Tahu. Dialah Raja di Bumi dan di Surga; dan semua yang ada adalah milik-Nya Ada pernyataan yang berulang-ulang terhadap kehidupan di alam akhirat nanti, yang bersifat abadi. Al-Qur'an memberi peringatan kepada orang-orang yang berbuat dosa dan memberikan harapan (pahala) bagi orang-orang yang berbuat baik. Peringatan-peringatan Al-Qur'an yang konstan kepada manusia agar melawan kesesatan Syaitan. Bahkan, Al-Qur'an memberikan kepada manusia bimbingan dan cita-cita yang memikat untuk meraih rahmat surga.66

Allah telah memberikan kepada manusia bimbingan dan menunjukkan kepada mereka jalan yang benar. Al-Qur'an mengutuk bentuk pemberhalaan dan matrealisme duniawi. Ia memberikan tuntunan dalam setiap ruang kehidupan manusia, aoakah berkenaan dengan masalah religius, sosial, sekuler dan spiritual. Karena itu ruang lingkup penyebaran Islam jauh lebih komprehensif daripada agama-agama lain. Dalam sorotan cahaya yang benar dapat dibedakan dari yang salah dan yang baik dapat dibedakan dari yang buruk. Ia memberikan bimbingan pembentukan karakter, moral dan kepribadian, menuju tahap kesempurnaan manusia. Ia meletakkan prinsip-prinsip bagi kesehatan mental dan berbagai aspek lain dari kehidupan sosial, dari dalam kandungan sampai liang lahat. Ia juga meletakkan hukum-hukum perkawinan, perceraian, warisan, sedekah, ibadah-ibadah berjama'ah dan berbagai aspek kehidupan lainnya. Ia memberikan hukuman yang tegas dan keras atas kejahatan seks. Al-Qur'an memberikan kepada manusia status moral dan penghormatan yang tinggi. Ia memperlakukan seorang perempuan sebagai individu yang merdeka serta hak untuk memiliki harta kekayaan. Menurut Al-Qur'an semua umat manusia dilahirkan (diturunkan) dari satu ayah dan karena itu tidak ada perbedaan diantara mereka atas dasar ras, warna atau kelas, dan yang hanya membedakan adalah tingkat ketakwaan. Hanya perbuatan yang benar dan baik yang memberikan kelebihan kepada seseorang atas orang lain. Semua pengetahuan berasal hanya dari satu sumber yaitu Allah. Al-Qur'an adalah sebuah pusaka (harta) pengetahuan dan kearifan.67 Al-Qur'an memberikan bimbingan dalam masalah politik, hukum, perdagangan, perang dan filsafat serta ideologi dan lain-lain.

Al-Qur'an memberikan tuntunan dan keuntungan dalam cabang-cabang pengetahuan seperti fisika, kimia, biologi, geologi, astronomi, astrofisika dan lain-lain. Al-Qur'an menganjurkan manusia untuk melakukan penyelidikan dan penemuan. Ia juga mendorong manusia untuk membangun hubungan yang dekat dengan alam semesta. Kemudian, biarkanlah seluruh manusia membaca Al-Qur'an, merenungkan, merefleksikan dan memikirkan kandungan-kandungannya. Al-Qur'an seharusnya dipelajari secara kritis dan dengan pemikiran analitis. Makna sebuah ayat seperti pragmentasi dari sebuah kuntum bunga mawar. Semakin banyak yang kamu pelajari, semakin banyak yang akan kamu pahami. Ia seharusnya diterima hanya setelah memperoleh kepuasan pikiran, kalbu dan jiwa yang betul-betul mendalam. Kemudian Al-Qur'an seharusnya diambil manfaat dan keagungannya saja.

Untuk mengembalikan hal-hal pokok kepada pikiran pembaca, diberikan rujukan kepada lima belas orang laki dan sepuluh orang perempuan. Dikutip dua puluh lima cerita tentang masyarakat kuno dan tiga puluh lima perumpamaan. Ada sebutan yang berulang-ulang dari dua puluh lima rasul dan Nabi Allah. Ada sekitar tujuh belas dosa yang diuraikan. Akan dikutip juga tiga puluh enam do'a kepada Allah. Al-Qur'an adalah penuh dengan alasan rasional, daya tarik, pesona dan perintah-perintah Allah. Al-Qur'an mempunyai 114 Surah, 6.236 ayat, 76.546 kata yang mengandung 325.026 huruf, dan ia diturunkan lebih dari satu periode kira-kira 23 tahun yang lalu pada masa Nabi Muhammad.

Pastinya kitab suci seperti itu patut dibaca dan digunakan secara luas. Membaca Al-Qur'an dalam bentuk teks aslinya yang berbahasa Arab merupakan cara satu-satunya yang paling benar. Tetapi sayang bahwa banyak umat Islam yang tidak dapat membacanya dan hanya bergantung kepada terjemahannya. Namun tidak ada terjemahan yang baik dapat menggantikan Al-Qur'an dalam bentuk asli bahasa Arabnya. Tidak mungkin untuk memproduksi kembali gayanya yang hebat., mempesona dan tak tertandingi itu. Diksi dan retorikanya yang kuat tidak dapat diciptakan kembali dalam sebuah bahasa manusia.68 Seseorang harus faham bahwa Al-Qur'an adalah Kalam Allah, sementara terjemahannya adalah kalam manusia. Perbedaannya jelas. Jika seseorang membaca terjemahannya saja, maka tentu pesan yang tertangkap adalah pikiran, tetapi tidak memberikan pengaruh kepada jiwanya sebagaimana Kalam Allah.

Abad-abad yang penuh dengan bias propaganda, arogansi dan pengabaian itu terus menghalangi beberapa orang untuk membaca Al-Qur'an. Mereka tetap arogan terhadap pesan-pesan Al-Qur'an yang terdalam dan paling sublim dan berkahnya kepada manusia. Mereka tersesat. Seluruh manusia seharusnya membaca Al-Qur'an, mempelajarinya, memikirkan kandungan-kandungannya dan kemudian membentuk pikiran mereka menjadi independen dan jujur atas kegunaan Al-Qur'an bagi kehidupan manusia. Hal ini akan memberikan mereka suatu orientasi baru dalam kehidupan dan meraih sebuah cita-cita baru. Karena itu mereka seharusnya membaca Al-Qur'an dalam bentuk teks aslinya yang berbahasa Arab, kemudian menelusuri terjemahannya dan akhirnya menwujudkan dalam perilaku dan sikap sehari-hari.

    Judul Asli : "The Personality of Allah's Last Messenger".
    Penulis : "Abdul Wahid Khan"
  1. Arti dari kalimat "Shallallahu ‘Alaihi Wassalam" adalah “Semoga Allah SWT memberikan shalawat dan salam kepadanya”.
  2. Kita semestinya menyebutkan disini bahwa umat Islam mengimani Kitab Taurat, Zabur dan Injil sebagai Kitab wahyu, dimana dalam kitab-kitab Yahudi dan Kristen saat ini tidak menyebutkan nama-nama itu. Misalnya, Perjanjian Lama membicarakan tentang Allah dan Musa as. Sebagai orang ketiga, menjelaskan bahwa kitab-kitab ini bukanlah wahyu yang difirmankan (diucapkan). Sebaliknya Perjanjian Lama mengkabarkan kepada kita tentang kematian Musa, karena itu ia ditulis dengan nyata setelah ia wafat, dan tidak diwahyukan kepadanya. Perjanjian Baru juga membicarakan tentang Yesus sebagai orang ketiga dan menyatakan bahwa ia "...menyebarkan Kitab Injil." dan jelas-jelas merupakan tulisan tangan sebagai saksi mata yang kedua atau ketiga, daripada wahyu dari Allah.
  3. Allah berfirman: (syaitan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir); sedang Allah menjadikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia. dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.) (Al-Qur'an: Surah Al-Baqarah, Ayat 268)
  4. Allah berfirman: "Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering)-nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan." (Al-Qur'an: Surah Al-Baqarah, Ayat 164)
  5. Dari fase ini pendeknya tidak dipahami bahwa umat Islam mengimani Al-Qur'an itu makhluk; sebab kata-kata Allah itu bukan makhluk.

Jumat, 04 Mei 2012

Rasulullah di Mata Sarjana Barat (11)

Pandangan Para Sarjana Non Muslim Tentang Nabi, Al-Qur'an dan Islam

Tujuan Pengumpulan Beberapa Kutipan di Bawah ini

Banyak para sarjana dan pakar non Muslim terkenal yang menilai dan mengevaluasi Kitab Allah Al-Qur'an tanpa bermaksud memihak, mencampakkan kebiasaan tradisi mereka untuk mengutuk (condemn). Pada program berikut ini, akan dicantumkan beberapa kutipan tulisan mereka. Jika fakta yang dikumpulkan dan dikutip disini dapat merangsang pikiran anda, menantang hati nurani anda dan menyetir jiwa anda untuk menerima perintah-perintah Al-Qur'an, maka angkatlah dan cobalah bersikap seperti para pendahulumu yang paling baik dan mulia. Allah berfirman:

Artinya : "Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya." (Al-Qur'an: Surah At Tiin, Ayat 4)

Tujuannya juga adalah membawa pemuda muslim terdidik secara modern lebih dekat kepada nilai-nilai kehidupan qur'ani dengan cara memperkuat garis (curve) mental yang muncul dalam penampilannya sebagai akibat dari pendidikan baratnya yang berorientasi materialistik. Tujuannya adalah untuk membangkitkan keyakinannya dan mendorong semangat kesalehannya yang terletak didalam hati yang terdalam.

Inilah Kutipan-kutipannya:
  1. Prof. Dr. Hartwig Hirschfeld dari London University.
    • Al-Qur'an itu tidak dapat didekati kekuatan, kefasihan dan bahkan komposisinya karena sangat meyakinkan. Tak pernah ada sekelompok orang yang dibimbing kepada sebuah peradaban yang lebih cepat seperti kasus umat Islam melalui Al-Qur'an.
    • Al-Qur'an adalah sumber semua ilmu pengetahuan.
  1. Dr. Sir Tritton dari London University, dalam bukunya, "Belief and Practise" mengatakan: Keyakinan kepada Al-Qur'an didasarkan rasio (akal). Menyuruh kepada kebaikan dan melarang apa yang buruk merupakan salah satu keyakinan kepada Al-Qur'an.
  1. Dr. Albert Einstein seorang saintis terkemuka dalam bukunya, Life and Time berkata:
    • Perasaan (emotion) yang paling indah yang kita alami adalah mistik. Seseorang yang tak dapat dirubah oleh perasaan ini adalah orang yang kuat, yang tidak lagi menginginkan dan mendambakan sesuatu, sama dengan kematian.
    • Untuk mengetahui apa yang tidak dapat dimengerti tetapi betul-betul ada, adalah bentuk kebijaksanaan (hikmah) yang tertinggi dan keindahan yang memancar, dimana semua kesulitan gagal kita pahami. Pengetahuan ini, perasaan ini, dan hanya dalam hal ini, saya memiliki tingkat ketulusan religius.
    • Dan tak seorangpun yang tidak mempercayai:
      1. Tuhan yang personal.
      2. Wahyu.
      3. Para rasul.
      4. Para malaikat.
      5. Hari perhitungan yang tidak, dan tidak dapat disebutkan oleh seorang saintis.
  1. Goether seorang penyair terbesar, yang berbicara tentang Al-Qur'an, menyatakan bahwa:
    • Kitab ini akan terus memberikan pengaruh yang kuat kepada semua usia.
    • Jika berserah diri kepada Tuhan adalah perilaku Islam, maka apakah kita semua tidak hidup secara Islam?
  1. Dr. Oswald Seengler dalam bukunya, "History of Philosophy" berkata:
    • Dalam sejarah manusia Al-Qur'an mempunyai peran revolusioner karena ia melawan tradisi-tradisi Romawi dan Yunani kuno dan melawan semua yang bersifat spekulatif dan abstrak.
    • Al-Qur'an menekankan bahwa alam semesta dan sejarah adalah sumber pengetahuan untuk melakukan studi dan memahami tanda-tanda konkrit dari fenomena alam.
  1. Prof. Arberry dari Cambridge University dalam bukunya, "The Qur'anic Interpreted" berkata: Al-Qur'an diwahyukan pada suatu waktu ketika peradaban Yunani dan Romawi runtuh. Orang-orang Islam telah menciptakan Ilmu pengetahuan dan seni sendiri.
  1. Dalam sebuah buku, "The History of Mankind", dikatakan: Adalah mungkin tetapi bagi Al-Qur'an, peradaban modern tidak akan pernah menegaskan karakter yang memungkinkan peradaban itu melampaui fase-fase evolusi sebelumnya.
  1. Professor Will Durant berkata:
    • Al-Qur'an telah menghilangkan kesengsaraan terbesar manusia dengan dihilangkannya kependetaan (priesthood). Betapa hebatnya kesengsaraan itu sehingga intitusi kependetaan ini berdampak kepada sejarah administrasi dan kependetaan manusia.
    • Dalam "History of Civilization" dia berkata: "Pandangan-pandangan keliru tentang Islam yang dimunculkan dan dipertahankan oleh penulis Barat yang bias, merujuk kepada kristen, kini diekspos oleh banyak penulis dan pemikir Barat yang melakukan studi Islam dan Al-Qur'an secara mendetail.
  1. Carnegie Research. Washinton Publication No. 376 menyatakan: Dari abad ke-8 hingga abad ke-12, bahasa Eropa adalah baha Arab. Dari tahun 850 SM hingga 1250 SM, bahasa Arab merupakan bahasa ilmu pengetahuan dan bahasa progresif manusia karena seluruh sejarah ilmu pengetahuan adalah bukti dari semua itu. Umat Islam terbakar oleh keingintahuan dan kecerdasan pengetahuan. Budaya Muslim telah memancar dari sejumlah pusat di Eropa Barat, Maghrib dan Asia Tengah. Mereka mengikuti dengan matematika, astronomi, kimia, fisika, tekhnologi, geografi, kedokteran, dan botani. Selama tahun 750 SM hingga 1100 SM, Islam telah menghasilkan orang-orang seperti Al-Batair seorang botanis, Abdul Latif seorang ahli fisika, Jabbir Ibnu Hayyan, Al-Khindi, Al-Khawarasmi, Ibnu Sina, Al-Mas'udi, Al-Ghazali, Umar Khayyam dan Al-Jarrar untuk menyebutkannya sebagian.
  1. British Research Paper menyatakan:
    • British Research Paper ini mengungkapkan peristiwa-peristiwa dari tahun 800 Masehi hingga 1400 Masehi yang diabaikan atau direpresentasikan kepada dunia secara keliru oleh para sejarawan Eropa. Penelitian-penelitian ini mengungkapkan bagaimana ajaran-ajaran Al-Qur'an dikaji dan disebarkan secara tekun dan peraturan-peraturan kehidupan diaplikasikan secara praktis di Eropa oleh beberapa Kaisar, Penakluk, para raja, para ulama (pendeta), para sarjana dan kaum elit, kadang-kadang atas perintah pemimpin atau pangeran-pangeran mereka.
    • Eropa dan wilayah-wilayah lain tidak ditaklukkan oleh pedang tetapi oleh kefasihan (eloquence) Al-Qur'an, rasio, keagungan budaya Al-Qur'an dan daya pesonanya serta melalui kemampuan-kemampuan ilmu pengetahuan yang terkandung dalam bahasa Arab.
    • Bahasa Arab adalah bahasa Eropa dari tahun 800 Masehi hingga 1400 Masehi, dan Al-Qur'an adalah aturan-aturan kehidupan. Menjelang abad ke-12, orang Eropa yang melek huruf mengadopsi doktrin-doktrin Al-Qur'an.
    • Paper penelitian itu menyatakan: Al-Qur'an memancarkan cahayanya keseluruh Eropa. Menjelang abad ke-9, orang-orang Inggris, Perancis dan Jerman yang memiliki hasrat belajar dan sikap yang mengesankan telah menemukan cara-cara untuk mempelajari ajaran-ajaran dan institusi-institusi Islam.
    • Doktrin-doktrin Al-Qur'an sebenarnya sudah melekat di daerah-daerah yang menganut sistem kependetaan yang tinggi (hirarkis).
    • Beberapa Universitas di Eropa, khususnya Universitas Oxford dan Paris telah ikut menyebarkan bahasa Arab di Eropa.
    • Di Marseilles, terdapat sebuah Pusat Belajar Bahasa Arab (Arabic Learning Centre).
    • Al-Qur'an telah diterjemahkan ke dalam bahasa Latin dan orang-orang Eropa telah mengambil (mempelajari) pengetahuan Arab.
    • Menjelang akhir abad ke-13, sebagian Eropa telah dipengaruhi secara menyeluruh oleh riset pengetahuan Al-Qur'an dan filsafat kehidupan Al-Qur'an.
    • Dengan demikian pengaruh Al-Qur'an telah tampak di Prancis, Jerman, Inggris dan Italia yang meliputi banyak kelompok masyarakat dari orang-orang miskin di kota Lyon hingga Kaisar Jerman.
  1. Kaisar Napoleon Bonaparte dalam "El-Islam" berkata:
    • Saya berharap waktunya tidak lama ketika saya akan mampu menyatukan semua orang bijak dan orang-orang terdidik dari semua negeri atas dasar prinsip-prinsip Al-Qur'an di mana Al-Qur'an itu sendiri benar dan dapat menuntun manusia menuju bahagia.
    • Orang-orang yang mengerti Al-Qur'an (the Qur'anic people) menyukai ilmu pengetahuan dan sastra. Di Kairo ada 6000 kitab tentang astronomi dan lebih dari seratus ribu tentang matematika, fisika, kimia dan kedokteran.
    • Namun banyak plagiator yang tak tahu malu menklaim karya-karya berbahasa Arab itu adalah karyanya. dimana karya-karya itu diterjemahkan kedalam bahasa Latin dan dinamai dirinya. Banyak nama penulis muslim dibahasa latinkan untuk menghindari identifikasi aslinya.
    • Dan Al-Qur'an di Pelajari di beberapa universitas di Eropa.
  1. Dalam sebuah buku yang berjudul "The History of Medieval Islam" dikatakan: Hampir tidak ada suatu bidang pengalaman manusia pun dimana Al-Qur'an tidak memperkaya tradisi barat, makanan, minuman, kebudayaan, persenjataan (militer), industri, perdagangan, penemuan-penemuan, teknik-teknik maritim, rasa seni orang-orang Barat untuk tidak menyebutkan banyak hal yang tidak diambil dari Arab.
  1. Professor Max Mayer dari Paris University dalam "Franch Research Le Monde Islamique" berkata:
    • Konsep-konsep ilmu pengetahuan, ekonomi, politik, sosial dan konsep sastra diberikan oleh peradaban Al-Qur'an kepada Eropa.
    • Ada sekitar 1000 kata utama dari bahasa Arab yang dipakai dalam bahasa Inggris dan banyak kata yang diderivasi dari kata arab ini.
    • Jika sejarah dipelajari tanpa mengandung bias, maka bukti linguistik dapat ditemukan untuk menunjukkan bahwa ada sekitar 100 kata Al-Qur'an yang digunakan.
  1. Professor Arnold J. Toynbee berkata:
    • Runtuhnya kesadaran ras merupakan salah satu prestasi yang luar biasa dari Al-Qur'an dan dalam dunia kontemporer, ada kebutuhan yang mendesak untuk mempropagasikan kebaikan Al-Qur'an ini. Semangat Islam dapat memutuskan persoalan dengan cara damai dan toleransi.
    • Peradaban Barat telah menciptakan kemajuan (plenum) ekonomi dan politik tetapi pada saat yang sama ia telah menyebabkan kekosongan sosial dan spiritual.
  1. Michael H. Hart dalam bukunya "Ranking of 100 Most Influential Person in History" (Seratus orang Paling Berpengaruh dalam Sejarah) Menempatkan Nabi Muhammad pada urutan pertama dalam daftar itu. Dia menempatkan Nabi Isa as pada posisi nomor 3 dan Gutama Buddha pada urutan 4. Dia menempatkan Nabi Musa pada urutan 16. Alasannya adalah:
    • Saya menyusun ranking 100 orang besar ini menurut pentingnya.
    • Sebuah contoh yang sangat menonjol ini adalah ranking Muhammad yang lebih tinggi dari Yesus Kristus, karena menurut keyakinan saya bahwa Muhammad memiliki pengaruh yang jauh lebih besar pada pembentukan agama Islam.
    • Ini tidak mesejajarkan kombinasi pengaruh sekuler dan religius dimana saya merasa nama Muhammad dipandang sebagai figur tunggal yang paling berpengaruh dalam sejarah manusia.
    • Dalam menyusun ranking laki-laki dan perempuan dalam buku ini, saya mempertimbangkan pengaruh bahwa prestasi mereka akan berdampak pada generasi-generasi dan peristiwa-peristiwa yang akan datang.
    • Karena Al-Qur'an penting bagi umat Islam sebagaimana Bible penting bagi kaum Kristiani, maka pengaruh Muhammad melalui medium Al-Qur'an menjadi luar biasa. Adalah mungkin bahwa pengaruh relatif Muhammad jauh lebih besar daripada pengaruh Yesus Kristus dan St. Paul pada Kristen.
  1. George Bernard Shaw dalam bukunya "Whither Islam" mengatakan:
    • Tidak ada agama lain yang mempunyai rekor keberhasilan dalam menyatukan, menyamakan status, kesempatan dan usaha kepada begitu banyak ras manusia yang beraneka ragam sebagaimana yang dilakukan oleh agama Islam.
    • Saya telah meramalkan keyakinan yang dibawa Muhammad, bahwa keyakina yang baru itu dapat diterima hari esok karena permulaannya diterima oleh Eropa saat ini. Para pendeta abad pertengahan, baik melaui kesombongan ataupun kefanatikannya, telah melukiskan Muhammadisme (Islam) dalam warna-warna yang paling gelap. Mereka sebenarnya dilatih untuk membenci orang dan agamanya. Bagi mereka, Muhammad dipandang sebagai orang yang anti-Kristen. Saya telah melakukan studi atas Muhammad, orang yang sangat mengagumkan dan menurut saya, ia jauh dari memusuhi Kristen, dia mestinya disebut Juru Penyelamat manusia (Saviour of Humanity). Saya percaya seandainya ada seseorang yang seperti dia diktator terhadap dunia modern, maka dia akan berhasil memecahkan persoalan-persoalan dengan sebuah cara yang akam membawa perdamaian dan kebahagiaan. Eropa pada awalnya terpikat dengan kepercayaan Muhammad. Pada abad berikutnya mungkin masih terus dalam memecahkan masalah-masalahnya, dan dalam hal ini anda mesti mengerti prediksi saya.
  1. Professor Bosworth berkata: Sebutlah dia sebagai yang terbesar dari semua reformer (pembaharu), karena dia membawa perubahan revolusioner, kesamaan baik didepan ataupun dibelakangnya sama saja. Dialah yang paling berhasil diantara para Nabi dan tokoh agama lainnya.
  1. Professor Gibbon seorang ahli sejarah dunia mengatakan: Kesuksesan terbesar kehidupan Muhammad adalah melalui kekuatan moral semata tanpa melalui sambaran pedang. Hal ini dikonfirmasikan oleh Al-Qur'an dan oleh sejarah penaklukan umat Islam serta toleransi publik dan legalnya terhadap peribadatan kristiani.
  1. Professor Nassignon mengatakan:
    • Islam mempertahan keseimbangan antara oposisi yang berlebihan. Islam juga mengupayakan pembentukan karakter, yang merupakan basis peradaban.
    • Rumah panti asuhan muncul pertama kali, katanya, dibawah ajaran Nabi Muhammad, Nabi Islam. Dunia berhutang rumah panti asuhannya kepada Nabi Muhammad yang dirinya sendiri terlahir sebagai anak yatim.
  1. The Encyclopedia Britannica mengatakan: Muhammad adalah yang paling berhasil di antara para Nabi dan pemimpin-pemimpin agama.
  1. Saroji Naidu berkata: Islam adalah agama pertama yang menyebarkan dan mempraktikkan demokrasi.63 Sebab, di masjid, ketika adzan dikumandangkan di menara dan jamaah shalat berkumpul bersama, maka demokrasi Islam terwujud lima kali sehari tatkala orang-orang miskin dan raja sama-sama beruku' dan bersujud berdampingan dan bersama-sama mengucapkan "Allahu Akbar".
  1. Mahatma Gandhi berkata: Islamlah yang telah merubah Spanyol menjadi berbudaya (civilised), Islamlah yang telah membawa cahaya ke Maroko dan karena itu orang-orang Eropa di Afrika Selatan ketakutan atas kemunculan Islam karena orang-orang kulit hitam menuntut persamaan atas orang-orang kulit putih.
  1. Professor Hurgronje berkata: Liga bangsa-bangsa yang didirikan oleh Nabi Islam meletakkan prinsip kesatuan internasional dan persaudaraan manusia atas dasar universal untuk memberikan cahaya kepada negara-negara lain.
  1. Professor K.S. Ramakrishna dari Mysore mengatakan: Islam datang sebagai pembela seks (jenis kelamin) yang lemah dan memberikan kepada kaum wanita pembagian warisan orang tuanya. Islam memberikan kepada wanita hak untuk memiliki harta kekayaan 14 abad yang lalu. Namun 12 abad kemudian, pada tahun 1881 bahwa Inggris, tempat lahirnya demokrasi, mengadopsi institusi Islam dan undang-undang Parlemen (Act of Parliament) disahkan yang menyebutkan: Undang-undang bagi perempuan yang telah Nikah (The Married Women's Act) yang memberikan hak waris kepada kaum wanita.
  1. Laura Veccia Varlierri dalam bukunya, "Apologie de L'Islamisme" mengatakan: Bukti kemukjizatan Al-Qur'an adalah bahwa ia tetap bertahan sepanjang masa sejak awal pewahyuannya hingga saat sekarang, dibaca dan dibaca kembali oleh dunia muslim. Kitab ini muncul ditengah kelesuan yang amat sangat. Kitab ini semakin banyak diulang disetiap harinya akan menumbuhkan perasaan cinta semakin besar. Ia menimbulkan suatu perasaan terpesona yang mendalam dan terhormat pada diri seseorang yang membaca dan mendengarnya.
  1. Dr. Tarachand, seorang sarjana dan sejarawan terkemuka asal India mengatakan: Selama seratus tahun peradaban ini (yakni muslim) ia merupakan sentral cahaya yang menyinari dunia. Ia adalah induk (mother) dari kebudayaan Eropa, sebab orang-orang yang dibesarkan dalam peradaban muslim ini adalah guru di abad pertengahan, kepada siapa orang-orang Spanyol Francis, Inggris, Italia dan orang-orang jerman duduk mempelajari filsafat, ilmu pengetahuan, matematika, astronomi, kimia, fisika, kedokteran, dan teknik-teknik industri. Nama para guru mereka adalah nama-nama yang dikenal luas. (Address at Osmania University, Hyderabad, Deccan 1964. p. 23)
  1. Maurice Bucaille, seorang saintis Perancis, dalam bukunya, "The Bible, Al-Qur'an and Science" berkata: Al-Qur'an jelas tidak mengandung proposisi yang berbeda atau bertentangan dengan pengetahuan modern yang telah mapan, ini merupakan tanda (pertimbangan) bahwa Tuhan tidak mungkin menyatakan sebuah gagasan yang keliru. Fakta selalu menegaskan keberadaannya, namun resistensi diungkapkan oleh orang-orang yang tidak senang, jengkel atau terkejut dengan penemuan-penemuan mereka.
  1. A.M.L Stoddar, berkata: Kemunculan Islam barangkali merupakan peristiwa yang sangat mengejutkan dalam sejarah manusia. Berasal dari sebuah daratan dan melalui seseorang yang sebelumnya kurang diperhatikan, Islam menyebar dalam satu abad melebihi separuh bumi, menghancurkan kerajaan-kerajaan besar, meruntuhkan agama-agama yang sudah lama mapan, membakar jiwa-jiwa manusi dan membangun sebuah dunia baru yang menyeluruh, dunia Islam.
  1. James A. Michener, berkata: Al-Qur'an mungkin adalah kitab yang paling sering dibaca didunia, pastinya paling sering dihafal dan barangkali paling berpengaruh di dalam kehidupan sehari-hari, manusia meyakininya. Al-Qur'an bukanlah syair ataupun prosa biasa, melainkan ia memiliki kemampuan untuk membangkitkan orang-orang yang mendengarnya mengalami ekstasi (ketenangan yang luar biasa).
  1. Anni Besant, dalam bukunya "The Life and Teaching of Muhammad" berkata:Tidak mungkin bagi seseorang yang mempelajari kehidupan dan karakter Nabi besar asal Arab ini, merasakan yang lain kecuali kekaguman (penghormatan) kepada guru hebat asal Arab itu.
    Judul Asli : "The Personality of Allah's Last Messenger".
    Penulis : "Abdul Wahid Khan"
  1. Jika betul mengatakan bahwa demokrasi telah "meminjam" secara ekstensif dari ajaran-ajaran Islam, maka tidak benar untuk menggambarkan Islam sebagai demokrasi, karena demokrasi berbeda dalam banyak hal (cara) dari sistem pemerintahan Islam. Sesungguhnya para sarjana Islam modern menggambarkan demokrasi sebagai sama dengan kufr (yaitu ingkar), pertama dan paling utama, sebab ketika Islam merupakan implementasi dari kehendak Allah di muka bumi, maka demokrasi menyerukan implementasi kehendak manusia, yang mendukung hak setiap orang untuk mencalonkan diri untuk dipilih sebagai pejabat tanpa memperhatikan nilai moralnya, agamanya, karakternya, dan lain-lain. Dalam Islam hanya orang yang terbaik dan paling saleh yang dipandang pantas untuk dipilih. Rasulullah bersabda: "Demi Allah! Aku tidak akan menunjukkan seseorang untuk menduduki suatu posisi yang dimintanya atau yang sangat berhasrat untuk mendapatkan posisi itu." (HR. Bukhari)

Rabu, 02 Mei 2012

Rasulullah di Mata Sarjana Barat (10)

Prestasi dan Ajaran Ajaran Rasulullah

Muhammad datang kedunia sebagai Rasul Allah yang terakhir. 1.426 tahun telah telah berlalu dan tidak ada lagi Rasul yang diutus. Ini bukti keterakhirannya (finality). Beliau datang di tengah suasana yang penuh dengan bara api kejahatan dari sejarah kontemporer. Karena itu, kehidupannya, usaha dan prestasinya tidak mengandung suatu misteri dan prasangka apapun atau dugaan (conjecture). Setiap peristiwa dan tindakan dalam kehidupannya dicatat dengan cermat pada saat itu oleh sejumlah orang dan diabdikan ia sampai generasi-generasi yang akan datang.42

Rasulullah sendiri tak dapat membaca dan tidak ada seorangpun yang mengajarinya dalam cara yang terorganisir,43 namun beliau mengajari dunia apa yang tidak diketahui sebelumnya. Dalam sejarah manusia tidak ada seorang yang dapat membimbing lebih cepat dan lebih meyakinkan daripada Rasulullah. Beliau menyebarkan dan mengajarkan ajaran-ajaran Al Qur'an sebagaimana dinyatakan dan diperintahkan oleh Allah sendiri kepada makhluk-makhluknya umat manusia. Ajaran-ajarannya meliputi seluruh spektrum aktivitas manusia, keperluan-keperluan bagi tubuh, pikiran dan jiwa sekaligus. Lebih jauh, ajaran-ajaran itu meliputi aspek kehidupan agama, politik dan sosio ekonomi sebagaimana aspek-aspek ini semua saling berkaitan dan mempengaruhi manusia, apakah dalam kondisi damai maupun dalam kondisi perang.

Allah memberikan kepada beliau kemampuan luar biasa dan ruang lingkup misinya sangatlah luas. Pertama-tama, beliau mengajarkan rukun Iman, Yakni:
  1. Iman Kepada Allah.
  2. Iman Kepada para malaikat-Nya.
  3. Iman Kepada Kitab-kitab-Nya.
  4. Iman Kepada Para utusan-Nya.
  5. Iman Kepada hari Kiamat.
  6. Iman Kepada Qadha' dan Qadar, baik dan buruk.
Nabi juga menghancurkan penyembahan berhala-berhala, yang menjadi stigma kotor pada jiwa manusia. Beliau menjadikan manusia memiliki keyakina penuh dan kepercayan kepada Allah saja dan mengerti dengan jelas bahwa tidak seorangpun yang kuasa menghadapi kekuasaan Allah.

Tatkala manusia terpecah belah kedalam kelompok yang berbeda, maka rasulullah, untuk pertama kalinya dalam sejarah dunia mengumumkan prinsip persaudaraan universal dimana semua orang adalah sama. Umat Islam adalah bersaudara satu sama lain.44 Satu sama lain saling merasakan penderitaan temannya sebagaimana tangan yang sakit akan membuat seluruh tubuh terasa sakit. Persaudaraan Islam menjadikan semua ras dan warna kulit sebagai satu kesatuan. Nabi telah menghapuskan perbedaan antara kulit putih dan hitam, yang kaya dan yang miskin. Islam tidak mengenal perbedaan warna kulit. Ketika umat Islam di seluruh dunia melakukan shalat, dunia, maka mereka membentuk suatu lingkaran yang tertuju kepada satu titik pusat "Ka'bah" di Makkah. Kumpulan orang-orang yang beribadah memberikan suatu kesadaran kolektif dan kebersamaan. Dengan demikian, tidak ada perbedaan kelas, warna kulit dan karir. Nabi memberikan kepada umat Islam suatu kesadaran persaudaraan. Tampaknya, ketika jutaan umat Islam menunaikan ibadah haji maka semua umat Islam berpakaian sama yaitu pakaian ihram (kain putih yang tidak dijahit) dan semua orang meneteskan air mata seraya melafalkan: "Labayka Allahumma Labayka" "Ya Allah! ini saya, saya datang untuk memenuhi panggilan-Mu.

Nabi menyatakan bahwa manusia hanya dibagi kedalam dua kategori. Pertama orang yang alim dan sholeh (rightous) yang posisinya lebih tinggi dari yang lain dalam pandangan Allah, dan kedua, orang-orang kafir, orang-orang yang ingkar dan orang-orang yang berhati keras yang lebih rendah dan keji di mata Allah.

Nabi menyebarkan dan mempraktikkan prinsip-prinsip kesamaan sebagai dasar doktrin Islam, meletakkan kehendak manusia tetap dalam batas-batas kehendak Allah. Tidak ada agama lain di mana kesamaan kesamaan dipraktikkan sebagaimana dipraktikkan dalam Islam. Kumpulan orang yang melaksanakan shalat, haji dan melaksanakan perayaan Islam menghilangkan semua perbedaan diantara satu dengan yang lainnya. Nabi juga mengajarkan adanya saling musyawarah atau perundingan dalam semua persoalan pemikiran dan tindakan manusia.

Nabi menjadi eksponen dari lima pilar Islam dan dengan demikian beliau melakukan perubahan revolusioner dalam kehidupan manusia. Kelima pilar Islam itu adalah:
  1. Mengucapkan dua kalimat syahadat; Artinya mengaku tidak ada Tuhan yang wajib disembah, melainkan Allah, dan mengakui bahwa Nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah.
  2. Mengerjakan shalat lima waktu sehari semalam.
  3. Mengeluarkan Zakat.
  4. Berpuasa dalam bulan Ramadhan.
  5. Menunaikan Ibadah haji bagi yang mampu.
Nabi mengajarkan dan mempraktikkan keyakinan bahwa tidak ada paksaan dalam agama45 karena dalam diri manusia senantiasa terdapat suatu konflik yang bersifat konstan antara intelek dan emosi dan karena itu keduanya harus dilebur secara gradual. Kekuatan moral Islam sendiri begitu kuat, menyebar (All pervading) dan meyakinkan bahwa seseorang tidak bisa lari dari batasan-batasannya. Karena itu sekali ia datang maka seseorang akan menyerahkan diri lahir dan bathin kepada Islam, dengan keyakinan penuh.

Pentingnya mencari ilmu pengetahuan dapat dinilai dari fakta bahwa kata pertama dari pesan pertama Al-Qur'an adalah "Iqra," yang berarti "bacalah." karena itu Rasulullah menganjurkan manusia untuk menuntut ilmu. Nabi adalah satu-satunya pemimpin dunia yang telah melakukan revolusi terhadap konsep penyangkalan dan penyelidikan dalam pencarian ilmu pengetahuan baik oleh laki-laki dan perempuan.46

Karena itu umat Islam seharusnya terdorong untuk belajar karena orang yang terpelajar memperoleh status dan tempat terhormat. Dengan memiliki ilmu pengetahuan, seseorang naik setapak demi setapak menuju posisi mulia. Belajar juga memiliki suatu kekuatan pembebasan (liberting power). Nabi merubah orang yang sombong dan terbelakang menjadi orang-orang yang memiliki dorongan kuat untuk memahami misteri alam semesta, misteri kehidupan, misteri ruang dan waktu. Dengan demikian, beliau telah menuntun para pengikutnya menuju penemuan-penemuan ilmu pengetahuan (ilmiah). Kata Al-Qu'an "bacalah" (iqra'), "ajarkanlah" (i'laur), dan "tulislah" (uktub), secara tidak langsung menunjuk kepada bacaan (reading), tulisan (writing), belajar (study), dan penelitian (research). Intelek manusia merupakan pemberian Allah, yang dilengkapi dengan seni (kemampuan) menulis dan berbicara.

Dalam bidang ekonomi, Nabi melembagakan sistem zakat (Al-Qur'an menekankan secara berulang-ulang pembayaran zakat kira-kira 150 kali). Beliau juga mengajarkan sistem ushr (1/10 dari hasil tanah yang dibayar kepada pemerintah sebagai pajak).47 Nabi melarang dengan keras praktik riba dalam semua kegiatan ekonomi karena riba merupakan bentuk eksploitasi terhadap masyarakat.48 Bahkan lebih jauh, beliau menganjurkan manusia untuk memberikan derma (sedekah) secara sukarela apakah dalam keadaan makmur (mampu) atau dalam keadaan sengsara (tak mampu) sehingga uang itu tetap berputar (sirkulasi) seperti darah dalam tubuh.49

Lebih lanjut yaitu, pembayaran 'mahr' yaitu mas kawin dari suami kepada istri adalah wajib dalam perkawinan.50 Kesepakatan-kesepakatan finansial dan ekonomi yang jujur dan bersih dianjurkan. Nabi juga menginstruksikan bahwa semua transaksi jual-beli dibuat dalam bentuk tulisan. Beliau mengajarkan umat Islam untuk tidak menggelapkan, atau merusak perjanjian dan kepercayaan.51 Beliau mengajarkan mereka untuk tidak bersikap boros dan mubazir . Nabi menasehati mereka untuk bersikap wajar. Dengan demikian Nabi telah memberikan kepada dunia sistem ekonomi yang paling maju dan jelas yang dengan sendirinya dapat memecah persoalan-persoalan ekonomi, baik dari orang-orang miskin dan orang-orang kaya.

Nabi menyatakan bahwa bagian laki-laki adalah dua kali bagian kaum perempuan dan hak-hak perempuan bersifat suci (sakral) dan dilindungi. Lihat Al-Qur'an Surah An Nisaa' Ayat 1 dan Ayat 36. Beliau mengajarkan bahwa kaum perempuan mempunyai jiwa yang sama seperti kaum laki-laki dan mereka memiliki cita-cita spiritual yang sama dengan laki-laki, lihat (Surah An Nuur ayat 26). Para suami mengambil istri-istri mereka dibawah janji (sumpah) tulus kepada Allah. Nabi menasehati para suami untuk memelihara dan berbuat baik kepada istri-istri mereka. Beliau sendiri adalah suami yang penuh dengan perhatian dan kasih sayang. Diriwayatkan oleh Aisyah bahwa Rasulullah bersabda: "Orang yang terbaik diantara kalian adalah orang yang baik kepada isterinya dan aku adalah yang terbaik diantara kalian kepada isteriku. Dalam Al-Qur'an Allah berfirman:


artinya: "Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir." (Al-Qur'an: Surah Ar Ruum, Ayat:21)

Nabi membebaskan kaum wanita dari perbudakan kaum laki-laki. Untuk pertama kalinya dalam sejarah kaum perempuan diberikan bagian kekayaan dan warisan orang tuanya, lihat (Surah An Nisa, ayat 1-176). Kaum perempuan mempunyai hak untuk memberi kesaksian didalam pengadilan. Mereka juga diberikan hak untuk menjalankan perdagangan, usaha-usaha komersial dan ekonomi yang bermanfaat dan kegiatan-kegiatan yang membawa kepada kesejahteraan. Nabi mengangkat status kaum perempuan dari posisi yang rendah kepada posisi yang terhormat dan mulia. Sebenarnya, beliau mengangkat mereka dari kekosongan (nothing) menuju tanggung jawab yang sama dan mempunyai potensi untuk memperoleh hasil yang sama. Beliau biasa mengatakan kepada para pengikutnya, berkenaan dengan keibuan: Allah melarang diantara kalian durhaka kepada ibumu.(Diriwayatyan oleh Bukhari dan Muslim) dan beliau juga bersabda: Ketika beliau ditanya oleh seorang lelaki, siapa diantara keluarga yang harus di hormatinya beliau menjawab: "Ibumu." Laki-laki itu bertanya: "Kemudian siapa lagi?" Nabi menjawab: "Ibumu." Laki-laki itu bertanya lagi: "Siapa lagi?" Rasul menjawab: "Ibumu." "Kemudian siapa lagi?" tanya orang itu. "Ayahmu," jawab Nabi.(Diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim)

Dengan demikian Nabi menjelaskan secara detail penghormatan yang besar yang harus diberikan kepada kaum wanita. Sesungguhnya Nabi merupakan emansipator (pembebas) terbesar bagi kaum wanita dan penegak hak-hak mereka. Dalam Islam, perceraian dibolehkan tapi dengan syarat-syarat tertentu.52

Karena itu perceraian merupakan sesuatu yang jarang terjadi dalam masyarakat muslim. Nabi juga memberikan hak kepada kaum wanita untuk meminta cerai dan menuntut biaya pemeliharaan anak kepada suaminya. Beliau juga menunjukkan perhatiannya kepada kaum miskin dan anak yatim, perempuan-perempuan janda dan orang-orang lemah ditengah masyarakat dan mengajarkan bahwa mereka harus diperlakukan dengan penuh cinta kasih dan kebaikan.

Meminum minuman keras adalah perbuatan tercela. Inilah sebab musabab perbuatan kotor dan dosa serta perilaku yang sulit untuk dikikis. Namun hanya ada didalam Al-Qur'an yang cukup bisa menghentikan perbuatan kotor ini.53 Sejarah tidak dapat menyajikan contoh lain dari begitu indahnya sebuah transformasi yang berlangsung begitu mudah namun cepat berlalu. Karena itu pengendalian nafsu merupakan suatu bagian dari keimanan orang Islam.

Nabi membuat orang berhenti berjudi,54 memakan babi,55 berbuat kotor, bermalas-malasan, berbuat cabul dan munafik yang telah begitu jauh mencemari masyarakat manusia. Nabi menyatakan perang melawan kesombongan,56 keangkuhan, kekasaran, pembunuhan, pencurian, bunuh diri, kekeliruan, penyebutan orang lain dengan sebutan kasar,57 menghilangkan perang mulut.58 Malah Nabi menasehati mereka untuk bersikap ramah, berkata lembut, tekun, tabah dan tidak mabuk-mabukan. Orang yang paling dicintai Allah adalah orang yang paling baik budi pekertinya. Tidak ada perbuatan baik yang dianggap sepele, sekalipun bertemu dengan orang lain dengan wajah tersenyum. Nabi mengajarkan kaum muslimin untuk mengontrol diri, tegas dan bersikap akomodatif dalam masalah perceraian. Nabi juga mengajarkan mencari nafkah yang jujur, kehidupan yang bersih, dan bergaul dengan orang-orang yang baik dan shaleh. Beliau menasehati kaum muslimin untuk berbuat baik kepada semua orang sebagaimana mereka ingin diperlakukan secara baik-baik, dan menghindari apa-apa yang membuat orang lain menolaknya59

Nabi mengajarkan kepada umat Islam tentang Hari Perhitungan (Yaumul Hisab) dimana mereka akan dimintai pertanggungjawaban secara individual atas perbuatan-perbuatannya. Nabi mengajarkan umat manusia untuk bersih lahir dan bathin serta pikiran.60

Nabi menjauhi sistem kependetaan. Beliau menekankan konsiliasi, akomodasi dan pemberian maaf sebagai lawan dari represi dan kekerasan hati. Beliau mengajarkan tentang kebaikan. Beliau menasehati umat Islam untuk duduk bersama orang-orang yang takut kepada Allah61 dan pencari ilmu pengetahuan. Baginya, orang yang mulia adalah orang yang memberi maaf ketika berkuasa.

Nabi melarang menebang pohon-pohon yang tegak lurus yang berbuah dan hijau. Tidak hanya ini, beliau juga sangat menekankan konservasi ekologi alam dan keseimbangan lingkungan untuk mana Al-Qur'an menegaskannya sebanyak 6.236 ayat untuk menggaris-bawahi pentingnya keseimbangan dan harmoni alam lingkungan. Kini ada larangan memproduksi senjata-senjata nuklir, biologi, kimia yang dapat menghancurkan manusia. Nabi memperbolehkan jual beli tetapi mengharamkan riba karena ia menimbulkan kemelaratan dan kemiskinan. Nabi membenci semua permainan kesempatan, dan semua aktivitas lain yang mengandung spekulasi dan kesepakatan-kesepakatan yang bersifat abstrak. Beliau juga menghapus semua jenis tahayul.62

Nabi mengajarkan kepada umat Islam untuk bersikap baik kepada para tetangga dan menghindari dari memberikan bukti-bukti yang keliru. Beliau mengatakan kepada umat Islam bahwa kesenangan Allah terletak pada kepatuhan (ketaatan) seseorang dan kemurkaan-Nya terletak pada ketidaktaatan mereka. Nabi mengajarkan kepada umat Islam untuk memberikan harapan bukannya kebencian, memberikan kesatuan bukannya kekacauan. Beliau menunjukkan perhatiannya kepada kaum fakir miskin, anak yatim piatu, para janda dan kaum lemah dimasyarakat dan beliau mengajarkan bahwa mereka harus diperlakukan dengan cinta kasih dan kebaikan. Nabi menghormati kaum pekerja dimana beliau sendiri ikut terlibat dalam kerja manual bersama dengan pekerja lain. Beliau menganjurkan untuk membayar upah kepada pekerja sebelum kering keringatnya.

Dalam mengajarkan dan menyebarkan semua prinsip-prinsip kehidupan ini Nabi menggunakan pendekatan persuasif, argumen-argumen logis dan kekuatan moral. Manusia dituntun untuk meyakini Islam sebagai hasil keputusan mereka sendiri dan keyakinan moral, bukan melalui paksaan. Nabi menghilangkan semua kegelapan dan ketidakpastian yang bekenaan dengan agama. Beliau memberikan jawaban dan solusi atas persoalan-persoalan rumit manusia. (semua persoalan yang ada dalam pikiran manusia semuanya ada didalam Al-Qur'an).

Nabi telah memberikan kepada manusia sebuah sistem sempurna untuk meraih keseimbangan hidup. Beliau telah memberikan solusi yang sungguh memuaskan bagi kebutuhan-kebutuhan tubuh, pikiran dan jiwa manusia. beliau mengajarkan manusia untuk mengikuti Al-Qur'an sehingga mereka dapat membersihkan jiwanya setahap demi setahap dan mengangkat mereka pada posisi yang lebih tinggi. Dalam semua bidang dan aktivitas ini Nabi memberikan contoh (praktik) agar mereka menirunya. Beliau menganjurkan manusia untuk memiliki semua yang dapat membuat mereka mulia., tinggi dan terhormat secara moral. Jika dunia meniru teladan-teladan Nabi maka bumi yang menangis ini akan berubah tersenyum . Semua ceramah dan ajaran-ajaran ini sesuai dengan Al-Qur'an. Kehidupan Nabi merupakan refleksi sejati dari ajaran-ajaran Al-Qur'an. Sebenarnya beliau adalah Al-Qur'an yang mempribadi- Al-Qur'an dalam bentuk profil.

Nabi telah memberikan pendekatan sekuler dan spiritual yang segar untuk menempuh hidup yang lebih baik. Misi beliau bersifat universal. Muhammad lah yang telah membuat dunia sadar bahwa tindakan seseorang memiliki hubungan dan signifikansi religius. Kehidupan ini adalah ikhtiar untuk kehidupan masa depan di akhirat nanti dan alam kubur hanyalah tempat transit sementara. Semua perjalanan hidup dari dalam kandungan hingga alam kubur adalah serangkaian perjalanan religius. Lebih jauh, tidak ada garis pemisah antara Islam, politik dan kesepakatan-kesepakatan manusia. Peran-perannya bersifat saling berhubungan satu sama lain. Segala sesuatu yang ada di surga dan di bumi dan semua yang berada diantara keduanya juga saling berhubungan dan semua itu hanya bersumber kepada satu, yakni Allah.

    Judul Asli : "The Personality of Allah's Last Messenger".
    Penulis : "Abdul Wahid Khan"
  1. Pada permulaan misinya, Nabi tidak menyukai penulisan hadist untuk menghindari kekacauan dengan Al-Qur'an; tetapi ketika Al-Qur'an dipisahkan dari hadist beliau mengizinkan penulisan hadist, sebagaimana Abu Said Al-Khudri katakan: "Larangan penulisan kembali kepada masa-masa awal Islam, tetapi kemudian larangan itu dihapus. Apa yang beliau tidak suka adalah menulis hadist di atas kulit sebagaimana Al-Qur'an."
  2. Allah berfirman: (Orang-orang yang mengikuti Rasul, Nabi yang ummi.) (Al-Qur'an 7:15)
  3. Allah berfirman: "Sesungguhnya orang-orang yang paling mulia di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu." (Al-Qur'an Surah: Al Hujuraat, Ayat:13)
  4. Perlu dijelaskan bahwa ayat-ayat Al-Qur'an yang menyatakan: "Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama Islam." (Al-Qur'an: Surah: Al-Baqarah, Ayat 256) merujuk kepada kitab Nabi: Tidak termasuk berhala dan politeis, juga tidak ada izin bagi orang-orang dilahirkan dalam keadaan muslim untuk mendekati Islam atas dasar mengikuti atau tidak. lihat tafsir Ibnu Katsir.
  5. Diceritakan bahwa Rasulullah bersabda, dalam sebuah riwayat yang sahih: "Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap muslim." (Bukhari dan Muslim)
  6. Salim Ibnu Abdullah meriwayatkan, atas pengakuan ayahnya bahwa Rasulullah bersabda: "Sepersepuluh (zakat) harus dibayar atas tanaman yang disirami dengan air hujan atau air sumur atau air (uap) bawah tanah, dan seperduapuluh atas tanaman yang disirami dengan unta." (Bukhari)
  7. Jabir meriwayatkan bahwa Rasulullah mengutuk riba, orang yang membayarnya, orang yang menerimanya dan dua orang saksinya, seraya bersabda: "Mereka semua sama." (Muslim)
  8. Rasulullah menyebutkan tujuh orang yang oleh Allah akan diberi naungan dengan naungan-Nya, pada hari Kiamat. Salah satu dari mereka adalah orang yang memberikan sedekah, yang menyembunyikannya sehingga tangan kirinya tidak tahu apa yang diberikan oleh tangan kanannya. (Bukhari dan Muslim)
  9. Ibnu Abbas meriwayatkan bahwa ketika Ali Bin Abi Thalib mengawini Fatimah, Rasulullah bersabda: "Berilah ia sesuatu." (Riwayat Abu Daud dan An-Nasa'i)
  10. Diriwayatkan atas pengakuan Abu Hurairah bahwa Rasulullah Bersabda: "Tanda-tanda orang munafik ada tiga: Jika berbicara, ia berbohong, Jika berjanji, ia ingkar, dan Jika diberi amanat, ia berkhianat. (Bukhari)
  11. Allah berfirman: "wanita-wanita yang ditalak handaklah menahan diri (menunggu) tiga kali quru'. tidak boleh mereka Menyembunyikan apa yang diciptakan Allah dalam rahimnya, jika mereka beriman kepada Allah dan hari akhirat. dan suami-suaminya berhak merujukinya dalam masa menanti itu, jika mereka (para suami) menghendaki ishlah. dan Para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma'ruf. akan tetapi Para suami, mempunyai satu tingkatan kelebihan daripada isterinya. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana." (Al-Qur'an: Surah Al-Baqarah Ayat 228)
  12. Allah berfirman: "Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sembahyang; Maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu)." (Al-Qur'an: Surah Al Maa-idah, Ayat 91)
  13. Lihat (Al-Qur'an: Surah Al Maa-idah, Ayat 91); semua bentuk perjudian adalah dilarang.
  14. Allah berfirman: "Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi." (Al-Qur'an: Surah Al-Baqarah, Ayat 173)
  15. Allah berfirman: "Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong." (Al-Qur’an: Surah An Nahl, ayat 23)
  16. Allah berfirman: "Dan janganlah kamu panggil memanggil dengan gelar-gelar yang buruk." (Al-Qur’an: Surah Al Hujuraat, ayat 11)
  17. Allah berfirman: "Dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain," (Al-Qur’an: Surah Al Hujuraat, ayat 12)
  18. Rasulullah bersabda: "Tak seorangpun dari kalian yang sungguh-sungguh beriman hingga ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri."
  19. Abu Malik Al-Asy'ri meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda: "Kebersihan itu separuh dari iman." (HR. Muslim)
  20. Allah berfirman: (Dan janganlah (kamu) bersandar kepada para penindas, jika tidak api (neraka) akan menyentuhmu.) (Al Qur'an) Ibnu Abbas menguraikan: "Dan janganlah bersandar kepada mereka dengan cinta, juga janganlah melembutkan suaramu dan menunjukkan kebaikan."
  21. Al-Husain mengatakan bahwa Rasulullah bersabda: "Barang siapa yang mempecayai ramalan baik dan buruk, atau seekor burung yang terbang (tirayah), baik untuk dirinya, meramalkan masa depannya atau memperdaya orang lain, maka orang itu tidak termasuk dalam golongan kami." (At-Tirmidzi)